Postingan

Menampilkan postingan dengan label Menulis

Kerja dari Rumah? Sekarang Saatnya!

Gambar
Banyak manfaat positif yang didapatkan ketika seseorang memilih untuk bekerja dari rumah. Apakah kamu salah satu yang rindu untuk bekerja dari rumah? Jangan tunda keinginanmu. Jam kerja yang sangat fleksibel akan membuatmu terhindar dari kelelahan karena harus menghadapi macet di jalan. Kemudahan informasi dan internet akan memungkinkanmu untuk bisa bekerja dari rumah. Dengan bekerja di rumah kamu tidak perlu lagi harus menyisihkan beberapa jam dalam perjalanan pergi dan pulang di kantor. Waktu yang seharusnya dipakai di perjalanan bisa dimanfaatkan untuk mencari cuan alias tambahan penghasilan. Bekerja dari rumah pasti membutuhkan tempat yang nyaman agar kamu bisa menghasilkan dan mengerjakan semua ide-idemu. Rumah bukan hanya dijadikan tempat untuk tinggal dan pulang tetapi bisa dijadikan sebagai pusatmu beraktivitas. Ssstt! Tidak ada lagi drama bingung anak-anak akan dititip di mana. Anak aman di dalam pengawasanmu karena kamu bekerja dari rumah. Oke, bukan? GivencyOne mema...

A sampai Z Genre yang Populer Dipakai di Dalam Buku Fiksi

Gambar
  Sumber gambar: Unsplash Bila kamu membaca sebuah buku fiksi, genre apa yang paling disukai? Adakah genre khusus yang kamu cari-cari dan menjadi referensi tulisanmu? Genre menurut KBBI adalah jenis, tipe atau kelompok sastra atas dasar bentuknya; ragam sastra. Misalnya genre prosa, dan genre puisi. Genre prosa adalah ragam sastra yang meliputi novel, roman dan lain sebagainya. Sedangkan genre puisi meliputi pantun, syair, soneta, saja dan lainnya. Kali ini aku akan mengajakmu mengenali berbagai genre yang biasa digunakan di novel fiksi. Jadi lain waktu ketika membaca sebuah buku fiksi, kamu sudah bisa mengklasifikasikannya ke dalam genre di bawah. Menurut KBBI, fiksi berarti cerita rekaan (roman, novel, dan sebagainya). Fiksi bersifat khayalan, tidak berdasarkan kenyataan, dan pernyataan yang hanya berdasarkan khayalan atau pikiran. Bisa disimpulkan buku fiksi ditulis   berdasarkan imajinasi dan pemikiran penulis. Di dalam genre fiksi, penulis bisa menulis kisah yan...

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Menulis?

Gambar
  Oik, semuanyaaa. Cemana puasa hari kedua? Aman, kan? Semangatt... Semangatt... Cus kita ngeblog hari kedua, ya. Sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk menulis? Sekarang! Jangan ditunda, ya. Ide sering datang tiba-tiba, saat sedang di perjalanan atau mengerjakan aktivitas lain. Bila idenya muncul segera dituliskan sekarang. Kamu bisa menulisnya di catatan ponsel, coretan kertas atau di mana saja sebelum idenya hilang. Setelah menemukan waktu dan tempat yang pas barulah eksekusi coretan idenya menjadi tulisan. Kalau aku, waktu yang paling nyaman untuk menulis adalah di saat semua keadaan tenang dan senyap, yaitu dini hari. Sebaiknya kamu menentukan waktu yang paling tepat dan nyaman untukmu menulis, ya. Kalau kamu tipenya bisa menulis di mana saja, itu lebih baik tentunya. Laluilah setiap hari dengan menulis. Tekunlah mengerjakannya. Seperti langkah bayi, kamu bisa memulai menulis dari satu kalimat per hari. Lalu menjadi lima puluh kata per hari, begitu seterusnya. Seiring...

Pet

Gambar
“Dek, pengen kali Abang makan lappet kayak punya Opung Buan dulu,” kata suamiku setengah kesakitan. Dia sedang menjalani kemoterapi untuk kesekian kalinya. Aku tertegun. Permintaannya sederhana sekali tetapi tidak bagiku. Jarak kami dipisahkan ratusan ribu kilometer dari kampung. Terakhir berhubungan dengan Opung Buan pun sudah berpuluhtahun yang lalu. Sebenarnya ada alasan lain yang membuat aku enggan menanggapi permintaannya. Mari kuceritakan. Itupun kalau kau mau tahu. Begini, aku sangat jarang ke dapur. Hubunganku dengannya bagai minyak dan air. Aku ke dapur hanya mengambil dan mencuci piring gelas bekas makanku. Aku musuh bebuyutan dengan proses memasak tetapi berteman akrab dengan makanan. Toh ada aplikasi. Banyak yang menjual makanan di mana-mana. Suamilah yang lebih sering di dapur. Itu pun dapur restoran milik kami. “Dek, tolong ya Dek. Manatau mati Abang besok,” pintanya sambil memelas. Kupegang erat tangannya. Sejak didiagnosa sakit baru kali ini Abang meminta makanan khusus...